Apa itu SKK Konstruksi?
Sertifikat Kompetensi Kerja bagi tenaga konstruksi, yang terbit setelah asesmen oleh LSP berlisensi sebagai bukti kompetensi seseorang di bidangnya.
Apa bedanya SKK dan SBU?
SKK untuk perorangan, sedangkan SBU untuk badan usaha. Perusahaan konstruksi umumnya memerlukan tenaga ber-SKK untuk memenuhi syarat SBU.
Berapa lama proses pembuatan SKK?
Bergantung pada kelengkapan berkas, jadwal asesmen, dan kondisi sistem. Perkiraan waktu kami sampaikan setelah berkas Anda dicek.
Berapa lama masa berlaku SKK dan SBU?
SKK umumnya berlaku 5 tahun dan SBU 3 tahun sejak terbit. Selengkapnya ada di panduan masa berlaku.
Dokumen apa saja yang diperlukan?
Untuk SKK, biasanya KTP, NPWP, ijazah, pas foto, dan bukti pengalaman kerja. Untuk SBU, ditambah dokumen legal perusahaan, data tenaga kerja, keuangan, dan peralatan. Daftarnya bisa berbeda menurut jenjang dan klasifikasi.
Apakah satu SKK bisa dipakai untuk beberapa perusahaan?
Tidak. Satu SKK hanya dapat dipakai pada satu badan usaha sesuai penempatan yang terdaftar dalam sistem.
Apakah bisa dilayani tanpa tatap muka?
Konsultasi dan pengiriman berkas dapat dilakukan secara online. Tahap tertentu, seperti asesmen, mengikuti ketentuan lembaga pelaksana.
Wilayah mana saja yang dilayani?
Seluruh Indonesia.
Apakah kelulusan tender dijamin?
Tidak. Hasil tender ditentukan oleh panitia dan banyak faktor lain. Kami membantu pada sisi persyaratan sertifikasi dan tenaga ahli.
Bagaimana cara berkonsultasi?
Isi formulir konsultasi, dan kami akan menghubungi Anda.