Pertanyaan yang paling sering muncul soal sewa SKK adalah: berapa harganya? Harga sewa SKK bergantung terutama pada jenjang dan tujuan pemakaiannya, yaitu untuk tender atau sebagai PJT dan PJSK pada SBU.
Artikel ini merangkum biaya sewa SKK per jenjang, faktor yang memengaruhinya, dan cara memilih jenjang supaya Anda tidak membayar lebih dari yang diperlukan.
Daftar harga sewa SKK
| Jenjang | Kualifikasi | Untuk tender | Untuk SBU |
|---|---|---|---|
| Jenjang 9 | Ahli Utama | Rp 1.700.000 | Rp 16.150.000 (PJT) |
| Jenjang 8 | Ahli Madya | Rp 1.275.000 | Rp 10.200.000 (PJT) |
| Jenjang 7 | Ahli Muda | Rp 1.105.000 | Rp 8.500.000 (PJT/PJSK) |
| Jenjang 6 | Teknisi / Analis | Rp 1.020.000 | Rp 5.950.000 (PJT/PJSK) |
| Jenjang 5 | Teknisi / Analis | Rp 850.000 | Rp 5.100.000 (PJSK) |
| Jenjang 4 | Teknisi / Analis | Rp 765.000 | Rp 3.825.000 (PJSK) |
| Jenjang 3 | Operator | Rp 680.000 | – |
Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Angka final kami tuliskan sebelum kerja sama dimulai.
Kenapa harga untuk SBU lebih tinggi?
Pada SBU, tenaga ahli memegang posisi penanggung jawab dengan masa kerja sama yang lebih panjang, misalnya kontrak beberapa tahun. Selama itu, SKK-nya juga tercatat pada satu badan usaha dan tidak bisa dipakai di tempat lain. Karena itu, biaya sewa SKK untuk SBU lebih besar dibanding kebutuhan tender.
Harga sewa SKK per jenjang
Harga sewa SKK jenjang 5
Rp 850.000 untuk tender dan Rp 5.100.000 sebagai PJSK. Jenjang ini sering dicari untuk memenuhi PJSK pada SBU kualifikasi kecil.
Harga sewa SKK jenjang 6
Rp 1.020.000 untuk tender dan Rp 5.950.000 sebagai PJT atau PJSK. Jenjang 6 banyak dipakai sebagai PJT pada SBU kualifikasi kecil.
Harga sewa SKK jenjang 7
Rp 1.105.000 untuk tender dan Rp 8.500.000 sebagai PJT atau PJSK. Inilah jenjang Ahli Muda, yang sering diminta dalam dokumen tender.
Harga sewa SKK jenjang 8 atau madya
Rp 1.275.000 untuk tender dan Rp 10.200.000 sebagai PJT. Biasanya diperlukan untuk pekerjaan atau kualifikasi yang lebih besar.
Harga sewa SKK jenjang 9
Rp 1.700.000 untuk tender dan Rp 16.150.000 sebagai PJT. Ini jenjang tertinggi, yaitu Ahli Utama.
Yang memengaruhi biaya sewa SKK
- Jenjang. Semakin tinggi jenjang, semakin langka tenaganya.
- Subklasifikasi. Bidang tertentu lebih sulit dicari daripada bidang umum.
- Tujuan pemakaian. Tender dan SBU memiliki biaya berbeda.
- Masa kerja sama. Durasi kontrak ikut menentukan.
- Tingkat keterlibatan. Tugas di lapangan mengikuti kebutuhan proyek dan isi kontrak.
Cara memilih jenjang yang tepat
- Baca persyaratannya. Lihat jabatan dan jenjang yang diminta dokumen pemilihan atau ketentuan SBU.
- Cocokkan kualifikasi usaha. SBU kecil, menengah, dan besar memiliki jenjang minimum berbeda. Lihat PJTBU dan PJSKBU.
- Jangan berlebihan. Jenjang yang lebih tinggi dari kebutuhan hanya menambah biaya.
- Cek subklasifikasinya. Jenjang benar tetapi bidang keliru tetap tidak memenuhi syarat.
Hati-hati dengan harga yang terlalu murah
Harga rendah perlu dicek lebih jauh. Pastikan SKK masih aktif di portal LPJK, tidak tercatat di badan usaha lain, dan ada kontrak tertulis. Tanyakan juga keterlibatan tenaga ahlinya. SKK yang hanya dicantumkan tanpa keterlibatan nyata bisa menimbulkan masalah bagi perusahaan Anda.
Rincian layanan dan ketentuannya ada di jasa sewa SKK konstruksi.
Pertanyaan umum
Sewa SKK berapa harganya?
Untuk tender, Rp 680.000 sampai Rp 1.700.000. Untuk PJT dan PJSK SBU, Rp 3.825.000 sampai Rp 16.150.000, tergantung jenjang.
Berapa biaya sewa SKK ahli madya?
Ahli Madya adalah jenjang 8. Biayanya Rp 1.275.000 untuk tender dan Rp 10.200.000 sebagai PJT.
Apakah harga sudah termasuk kontrak?
Kerja sama dituangkan dalam kontrak tertulis. Cakupan biayanya kami rincikan sebelum Anda memutuskan.