Dua singkatan ini sering dianggap sama, padahal tujuannya berbeda. SMK3 berbicara tentang sistem keselamatan perusahaan secara keseluruhan, sedangkan SMKK berbicara tentang keselamatan pada penyelenggaraan pekerjaan konstruksi. Perusahaan konstruksi sering berhadapan dengan keduanya.
Perbedaan utama
| Hal | SMK3 | SMKK |
|---|---|---|
| Dasar aturan | PP Nomor 50 Tahun 2012 | Permen PUPR Nomor 10 Tahun 2021 |
| Fokus | Sistem K3 perusahaan | Keselamatan penyelenggaraan konstruksi |
| Saat tender | Mengikuti dokumen pemilihan | Umumnya personel sesuai risiko, rencana keselamatan, dan biaya SMKK |
Siapa yang wajib menerapkan SMK3?
PP 50/2012 mewajibkan perusahaan dengan minimal 100 pekerja atau perusahaan dengan tingkat potensi bahaya tinggi. Pekerjaan konstruksi umumnya memiliki risiko yang perlu dikelola dengan serius, jadi perusahaan perlu menilai posisinya.
Tingkat audit SMK3
| Tingkat | Jumlah kriteria |
|---|---|
| Awal | 64 kriteria |
| Transisi | 122 kriteria |
| Lanjutan | 166 kriteria |
Hasilnya dibagi menjadi kurang (0 sampai 59 persen), baik (60 sampai 84 persen), dan memuaskan (85 sampai 100 persen).
Mulai dari risiko yang paling nyata
Jangan memulai dari tumpukan formulir. Mulailah dari pekerjaan yang setiap hari dilakukan di proyek Anda, misalnya bekerja di ketinggian, penggalian, pekerjaan listrik, dan alat berat. Dari situ, susun pengendalian, pelatihan, dan pemeriksaan rutinnya.
Dokumen harus mencerminkan keadaan nyata. Catatan inspeksi, pelatihan, dan tindak lanjut temuan adalah bukti bahwa sistem benar-benar berjalan.
Dokumen yang umumnya disiapkan
- Kebijakan dan sasaran K3
- Identifikasi bahaya dan penilaian risiko
- Prosedur kerja dan tanggap darurat
- Rekaman pelatihan, inspeksi, dan tindak lanjut
- Rencana Keselamatan Konstruksi, sesuai dokumen pemilihan
Personel yang menanganinya perlu kompetensi sesuai. Baca SKK K3 konstruksi dan pelajari juga CSMS bila Anda bekerja untuk pemberi kerja swasta.
Pertanyaan umum
Apa bedanya SMK3 dengan ISO 45001?
SMK3 merujuk pada ketentuan nasional, sedangkan ISO 45001 adalah standar internasional. Kebutuhannya bergantung pada syarat pekerjaan dan perusahaan.
Apakah SMK3 cukup dilakukan sekali?
Tidak. SMK3 adalah sistem yang terus diterapkan dan dievaluasi.
Apakah SMKK wajib saat tender?
Mengikuti ketentuan pekerjaan dan dokumen pemilihan. Periksa personel, rencana keselamatan, dan biaya yang diminta.
Ragu dengan sertifikat? Cek validasi SKK, SBU, dan sertifikat lain di sini

